Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nangka
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nangka

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Nangka

Posted on

Sebagian besar dari kalian tentu tidaklah asing dengan buah satu ini, bukan? Buah berwarna kuning, yang memiliki aroma harum yang khas, dengan rasa yang manis serta lezat tentu jadi kenikmatan tersendiri bagi siapapun yang menyantapnya.

Buah nangka biasa dikonsumsi secara langsung atau dicampur kedalam beberapa bentuk makanan, seperti es buah, kue atau bahkan diolah menjadi makanan baru beraroma nangka, contohnya es krim, kolak nangka, selai nangka dan lain sebagainya.

Buah nangka sendiri dalam Bahasa inggris dikenal dengan sebutan jackfruit. Tanaman ini sebenarnya berasal dari India atau daerah Asia Selatan dan kemudian tersebar ke beberapa wilayah tropis, termasuk Indonesia, bahkan di negara Bangladesh sendiri, nangka dijadikan sebagai buah nasional. Pohon nangka umumnya berukuran tidak terlalu besar, sekitar 20 hingga 30 meter.

Uniknya, pada pohon nangka ini seluruh bagian tubuhnya memiliki getah berwarna putih yang apabila mengenai tangan, akan sangat sulit dihilangkan.

Klasifikasi Tanaman Nangka

Tanaman nangka merupakan tanaman yang memiliki nama latin Artocarpus heterophyllus Lam. Berikut akan dijabarkan mengenai klasifikasi lebih detail tentang tanaman nangka:

  • Kingdom (Kerajaan) : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Division (Divisi) : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Class (Kelas) : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Rosanae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Moraceae
  • Genus : Artocarpus J.R. Forst. & G. Forst.
  • Spesies : Artocarpus heterophyllus Lam.

Ciri-Ciri Morfologi Tanaman Nangka

Setelah mengetahui klasifikasi dari tanaman nangka sebagaimana telah dijabarkan diatas, selanjutnya akan dibahas ciri-ciri morfologi penyusun tanaman nangka itu sendiri. Berikut beberapa ciri-ciri morfologi dari tanaman nangka, diantaranya:

  1. Akar

Tanaman nangka memiliki akar yang bulat memanjang serta masuk menembus tanah cukup dalam, hingga bisa mencapai kedalaman 10 hingga 15 meter.

Cabang dan bulu-bulu pada akarnya tumbuh ke segala arah. Akar tanaman nangka yang tumbuh cukup dalam ke bawah tanah ini tentu berguna sebagai penyokong pertumbuhan tanaman agar kuat dan berdiri dengan kokoh.

  1. Batang

Pada tanaman nangka, batangnya berbentuk bulat dan panjang. Batangnya tumbuh tegak lurus keatas bahkan dapat mencapai ketinggian hingga 25 meter, serta bisa mencapai diameter batang hingga 80 cm. Struktur batangnya berkayu dan keras.

Batang dari pohon nangka ini biasanya banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan instrument gamelan dan pembuatan furniture seperti pintu dan jendela.

Selain itu batang pada tanaman nangka juga memiliki tajuk yang padat dan lebat serta melebar dan membulat apabila ada di tempat terbuka.

  1. Daun

Tanaman nangka memiliki daun yang termasuk ke dalam golongan daun tunggal. Daun bagian atasnya memiliki permukaan dengan tekstur yang licin dan memiliki warna hijau, sedangkan untuk bagian daun bawahnya, memiliki warna hijau tua serta tekstur yang kasar.

Daun tunggal pada tanaman nangka ini tumbuh secara selang-seling pada bagian ranting tanamannya. Daun nangka di bagian pangkal daunnya memiliki semacam penumpu yang berwarna cokelat serta berbentu menyerupai segitiga.

  1. Bunga

Tanaman nangka ini merupakan jenis tanaman berumah satu yang mana memiliki bunga jantan dan juga bunga betina dalam satu tanaman.

Bunga jantannya berwarna hijau tua dan berbentuk agak bengkok, sedangkan bunga betinanya menyerupai gada silinder dan berbentuk pipih.

Pada tanaman nangka ini, proses pembuahan seringkali terjadi di kelopak bunga dan benang sarinya. Secara umum proses penyerbukan tanaman nangka ini banyak dibantu oleh angina maupun binatang sekitar.

  1. Buah

Buah nangka ini tersusun dari beberapa rangkaian bunga majemuk, namun bila dilihat dari luar seperti hanya satu buah saja, maka seringkali buah nangka ini disebut sebagai buah majemuk semu. Di dalam buahnya terdapat dami-dami yang sebetulnya itu merupakan buah nangka yang tidak diserbuki.

Daging buah yang telah matang, memiliki warna kuning keemasan serta memiliki aroma yang harum, bahkan terkadang terdapat cairan nectar yang manis.

Namun apabila buah nangka itu masih muda, maka warna yang dimilikinya adalah putih dan cokelat, ini mungkin anda temui pada bahan pembuatan sayur nangka, yang mana memang menggunakan nangka yang masih muda.

  1. Biji

Biji pada buah nangka berbentuk bulat lonjong dan berukuran kecil serta memiliki keeping dua atau biasa disebut dikotil. Biji dari buah nangka ini memiliki kulit luar yang berwarna kuning, kulit berwarna putih dan kulit yang membungkus daging buahnya berwarna cokelat.

Dengan demikian itulah beberapa ciri morfologi dari organ-organ tanaman nangka dan klasifikasi dari tanaman nangka yang mungkin dapat sering anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan kita terkait tanaman nangka.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kaktus

Leave a Reply

Your email address will not be published.